Hay Sob pembaca setia di manapun berada kita pasti pernah
selalu terbayang2 dgn masa lalu hingga menghantui kita dan khawatir masa depan kita .
Dan kali ini saya akan sedikit mengurai tentang permasalahan tersebut
Dalam syariat, memberi kesempatan kepada pikiran untuk memikirkan masa depan dan membuka-buka alam gaib, dan kemudian terhanyut dalam kecemasan-kecemasan yang baru di duga darinya, adalah sesuatu yang tidak dibenarkan.
Pasalnya, hal itu termasuk thulul amal (angan-angan yang terlalu jauh). Secara nalar, tindakan itu pun tak masuk akal, karena sama halnya dengan berusaha perang melawan bayang-bayang.
Namun ironis, kebanyakan manusia di dunia ini justru banyak yang termakan oleh ramalan-ramalan tentang kelaparan, kemiskinan, wabah penyakit dan krmjekonomi yang kabarnya akan menimpa mereka. Padahal, semua itu hanyalah bagian dari kurikulum yang diajarkan di "sekolah-sekolah setan".
{Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir), sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia.} (QS. Al-Baqarah: 268)
Mereka yang menangis sedih menatap masa depan adalah yang menyangka diri mereka akan hidup kelaparan, menderita sakit selama setahun, dan memperkirakan umur dunia ini tinggal seratus tahun lagi. Padahal, orang yang sadar bahwa usia hidupnya berada di 'genggaman yang lain' tentu tidak akan menggadaikannya untuk sesuatu yang tidak ada.
Dan orang yang tidak tahu kapan akan mati, tentu salah besar bila justru menyibukkan diri dengan sesuatu yang belum ada dan tak berwujud. Biarkan hari esok itu datang dengan sendirinya. Jangan pernah menanyakan kabar beritanya, dan jangan pula pernah menanti serangan petakanya. Sebab, hari ini Anda sudah sangat sibuk.
Jika Anda heran, maka lebih mengherankan lagi orang-orang yang berani menebus kesedihan suatu masa yang belum tentu matahari terbit di dalamnya dengan bersedih pada hari ini. Oleh karena itu, hindarilah anganangan yang berlebihan.
|
Aku memang kehilangan waktu masa laluku Tak bisaku kembali Lagi... Tapi bkn berati.. Sglanya hancur depresi.. Tiada arti.. Karena Aku masih ADA HARAPAN.. Tuk masa Depan ... MENGISI LEMBARAN BARU Semua orang MULIA apabila mau bertaubat & kmbali pd NYA. Tdk pntas kita menghina.. Sesama saudara seagama. |
Seburuk dan sehancur apapun kehidupannya. Dia masih pnya sejuta harapan, kemulyaan tuk masa depan, .. Selagi msih ada kesempatan.. Tuk perubahan.
=> kemulyaan di sisi Allah. Swt MILIK KITA BERSAMA, tinggal kita mau mengambilnya /tidak
=> Tujuan hidup kita sama.
SATU UNTUK SEMUA, berguna bgi sesama Nusa & bangsa.
Peduli, menolong, membahagiakan sesama Niscaya Tuhan semesta. akan peduli menolong membahagiakan kita
Umpomo urip iki rasane ajor,
ora ono gunane bukan berati hancur segalanya
Karena kita masih punya HARAPAN & KESEMPATAN amanah dari Allah swt Untuk kembali mengukir Lembaran Suci
This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteKeren gan ulasan artikelnya...
ReplyDeletemampir sini gan AmaterasuBlog
Tanks gan , maklum
DeleteMasih pemula masih acak2an